Malaysia-Singapura Dibekap Asap Karhutla RI, Ini Jawaban Kemlu

5 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia buka suara terkait keluhan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura kembali dibekap kabut asap akibat kebakaran hutan (karhutla) di RI.

Kemlu RI menyatakan belum menerima protes resmi dari negara tetangga terkait kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A Mulachela mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan kebakaran hutan dan lahan, serta berkoordinasi untuk mencegah dan menangani dampaknya.

"Kementerian Luar Negeri RI mengikuti secara seksama perkembangan kebakaran hutan dan lahan ini. Pemerintah melakukan berbagai koordinasi untuk langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang terpadu dengan meminimalisir dampak bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Nabyl pada Konferensi Pers di Kementerian Luar Negeri RI pada Kamis (13/8).

Ia juga menyampaikan terlepas dari ada atau tidaknya keberatan resmi dari negara lain, Kementerian Luar Negeri RI berkoordinasi dengan berbagai kementerian yang lain dan juga negara-negara lain.

Menurutnya, Indonesia juga memanfaatkan mekanisme pemantauan dan pertukaran informasi di bawah kerangka ASEAN melalui ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution.

Lebih lanjut, Nabyl mengatakan pemerintah juga melakukan sejumlah langkah untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan, seperti meningkatkan kesiap-siagaan, patroli, pemadaman darat, water bombing, serta penegakan hukum.

Sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan di Indonesia kerap menjadi perhatian negara tetangga, terutama Malaysia dan Singapura.

Dikutip dari South China Morning Post, kedekatan geografis membuat kedua negara terdampak asap dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, terutama saat musim kemarau.

(mge/bac)

placeholder

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |