Jakarta, CNN Indonesia --
AS dilaporkan bersiap untuk meluncurkan rangkaian serangan ke Iran beberapa hari ke depan. Hal ini dikonfirmasi dua sumber internal tak lama setelah operasi militer dimulai.
Presiden Donald Trump, melalui pesan video pada Sabtu (28/2), menegaskan bahwa pasukan AS sedang menjalankan "operasi besar-besaran yang berkelanjutan" dengan target utama militer Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan gabungan AS dan Israel ini terjadi hanya berselang satu hari setelah putaran terakhir perundingan nuklir tidak langsung antara Iran dan AS berakhir.
Media pemerintah Iran menyoroti bahwa ini adalah kali kedua negara mereka diserang di tengah proses negosiasi, menyusul konflik 12 hari dengan Israel pada Juni 2025 yang berpuncak pada serangan AS ke fasilitas nuklir Iran.
Padahal, setelah perundingan di Jenewa pada Jumat lalu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sempat memberikan nada optimis dengan menyebutkan bahwa kesepakatan sudah dalam jangkauan selama diplomasi diprioritaskan.
"Kami memiliki kesempatan bersejarah untuk mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang menjawab kekhawatiran bersama dan mencapai kepentingan bersama," ujar Araghchi.
Namun, Trump justru menyatakan ketidakpuasannya terhadap kemajuan perundingan tersebut. Ia meragukan niat Teheran yang bersikeras bahwa program nuklir mereka hanya untuk tujuan sipil.
"Mereka tidak mau mengucapkan kata-kata kunci: 'Kami tidak akan memiliki senjata nuklir'," kata Trump.
Menanggapi serangan baru ini, media Iran melaporkan bahwa Teheran sedang mempersiapkan langkah "balas dendam."
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang sebelumnya telah memperingatkan akan adanya balasan keras terhadap setiap agresi, kembali melontarkan pernyataan tajam.
"Presiden AS terus mengatakan bahwa mereka memiliki kekuatan militer terkuat di dunia. Kekuatan militer terkuat di dunia sewaktu-waktu bisa dipukul begitu keras hingga tidak bisa bangkit lagi," tegas Khamenei pekan lalu.
Ia juga menambahkan, "Yang lebih berbahaya daripada kapal perang itu adalah senjata yang dapat mengirim kapal perang tersebut ke dasar laut."
(chri)

13 hours ago
5













































