Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Pertahanan Iran Aziz Nasirzadeh dan Kepala Staf Angkatan Darat Abdul Rahim Mousavi ikut menjadi korban tewas dalam serangan Amerika Serikat dan iran ke wilayah tersebut.
Kematian keduanya dilaporkan oleh kantor berita resmi negara, IRNA. Menurut laporan IRNA, keduanya tewas pada Sabtu (28/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Al Jazeera, Iran juga mengonfirmasi pembunuhan Khamenei, penasihat keamanannya, Ali Shamkhani, serta komandan tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mohammad Pakpour.
IRNA melaporkan bahwa lebih banyak komandan angkatan bersenjata juga tewas dan nama-nama mereka akan diumumkan kemudian.
Amerika Serikat (AS) dan sekutu kesayangannya, Israel, menggempur habis-habisan Iran pada Sabtu (27/2) usai negosiasi nuklir gagal mencapai kesepakatan.
Organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Iran melaporkan serangan kedua negara itu menyasar 20 dari 31 provinsi di Iran.
Imbas serangan tersebut, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami dan Komandan Angkatan Bersenjata Korps Iran (IRGC) Mohammed Pakpour juga tewas.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Trump meyakini pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei ikut tewas dalam serangan mereka.
"Ali Khamenei sudah tewas. Ini adalah peluang tunggal terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka," kata Presiden AS Donald Trump, dikutip Reuters.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim serangan tersebut demi menghilangkan ancaman terhadap Negeri Paman Sam.
"Operasi skala besar yang sedang berlangsung demi membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman nyata," kata Trump pada Sabtu, dikutip NPR.
(dmi/dmi)

14 hours ago
7
















































