Menlu Iran Kesal, Sebut Tuntutan AS soal Nuklir Berlebihan

8 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Iran menyebut Amerika Serikat (AS) mengajukan tuntutan berlebihan di tengah negosiasi yang masih berlangsung terkait program nuklir Teheran dan konflik di kawasan.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan hal itu saat berbicara dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, seperti yang dilansir dari The Times of Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam percakapan tersebut, Araghchi mengatakan Iran tetap terlibat dalam proses diplomasi meski menghadapi pengkhianatan diplomasi berulang dan agresi militer terhadap Iran. Ia juga menyebut AS menunjukkan posisi yang kontradiktif serta mengajukan tuntutan berlebihan secara berulang.

Pernyataan itu muncul ketika situasi AS-Iran kembali memanas. Sejumlah media AS, pun melaporkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan opsi serangan baru terhadap Iran, meski belum ada keputusan final.

Di saat yang sama, para pemimpin Iran masih mempelajari proposal terbaru dari AS dalam upaya mencari jalan keluar konflik.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya juga membatalkan rencana menghadiri pernikahan putranya dan memilih tetap berada di Washington karena urusan pemerintahan. Keputusan itu memicu spekulasi bahwa situasi AS-Iran memasuki fase sensitif.

Trump menggambarkan negosiasi dengan Iran berada di ambang batas antara tercapainya kesepakatan atau kembali pecahnya serangan.

Konflik antara AS-Israel dan Iran dimulai sejak 28 Februari lalu. Perang itu kemudian memicu blokade saling balas di sekitar Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan minyak dunia, yang berdampak pada ekonomi global.

Sejak gencatan senjata yang berlaku pada 8 April, kedua pihak telah menjalani beberapa putaran negosiasi, termasuk pembicaraan langsung yang dimediasi Pakistan. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan permanen maupun pemulihan penuh akses di Selat Hormuz.

Di tengah upaya mediasi itu, Panglima Angkatan Darat Pakistan juga tiba di Teheran untuk memperkuat proses diplomasi antara Iran dan AS.

(anm/dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |