Jakarta, CNN Indonesia --
Iran mengancam akan membuat negara-negara Teluk gelap gulita jika Amerika Serikat atau Israel menyerang pembangkit listrik Teheran.
Dua pejabat negara Arab mengatakan kepada AFP bahwa ancaman tersebut disampaikan usai Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran ke Iran akhir pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iran mengancam akan memadamkan listrik di negara-negara Teluk, satu per satu, jika Trump menyerang pembangkit listriknya," kata salah satu pejabat, yang dibenarkan pejabat lainnya.
Meski begitu, ancaman Trump pada akhirnya batal dilakukan karena negara-negara Arab turun tangan menghentikan rencana tersebut.
Kedua pejabat bicara dengan syarat anonim karena membahas hal-hal sensitif.
Trump pekan lalu mengancam akan meluncurkan "serangan terbesar sejak Perang Dunia II", yang diduga akan menargetkan infastruktur energi, seperti yang sering diucapkan Trump.
Menanggapi hal ini, Iran mengatakan lewat perantara kepada negara-negara Teluk, khususnya yang memiliki markas AS, bahwa pembangkit litsrik mereka akan jadi sasaran Teheran jika ancaman Trump terwujud.
Setelah Trump melontarkan ancaman tersebut, pemimpin negara-negara Arab khususnya Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar, berbondong-bondong menghubungi sang Presiden untuk memintanya menahan diri.
Menurut salah satu pejabat, ancaman Iran kali ini "sangat serius" dibandingkan ancaman serupa yang pernah dikoarkan sebelumnya, demikian dilaporkan The New Arab.
(blq/bac)

5 hours ago
2
















































