Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Presiden ke-13 RI K.H. Ma'ruf Amin mengaku tak menyoal keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selama masih dalam koridor memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Ia mengatakan sejak awal kemerdekaan, Indonesia konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina, salah satunya lewat mekanisme solusi dua negara.
"Ya yang penting itu begini, kita itu kan tetap punya target kita atau politik luar negeri kita di dalam masalah Palestina. Dari sejak Tahun '55 kita menghendaki agar Palestina merdeka. Yang kedua, kita sudah mendukung kesepakatan di PBB adanya Two-State Solution," kata Ma'ruf di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Sabtu (14/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma'ruf menilai langkah itu tak menjadi masalah jika forum Board of Peace mengarah ke perjuangan kemerdekaan Palestina.Ke depannya, tugas RI adalah memastikan jika forum itu sejalan dengan prinsip Indonesia.
"Jadi sepanjang mengarah ke sana, itu saya kira tidak menjadi masalah. Nah, tinggal lagi apakah forum ini membawa ke sana apa tidak. Nah itu perlu pengkajian, saya kira perlu pembahasan," ujar dia.
Board of Peace merupakan inisiasi Amerika Serikat di bawah pimpinan Presiden Donald Trump. Tercatat, 26 negara yang jadi anggota organisasi ini termasuk Indonesia.
Dewan tersebut disebut akan memainkan peran penting mewujudkan poin-poin yang diusulkan Trump mengakhiri agresi Israel di Jalur Gaza.
Dewan Perdamaian Gaza juga akan bertugas mengawasi pemerintahan sementara dan memastikan akuntabilitas saat Gaza di masa transisi. Pada kesempatan lain, Trump menyebut dewan itu akan diperluas untuk menangani konflik global.
Namun, banyak pakar khawatir dewan tersebut justru melemahkan peran PBB. Mereka juga menilai pengawasan Trump terhadap dewan untuk mengawasi urusan wilayah asing menyerupai struktur kolonial.
Terpisah, Menteri Luar Negeri Sugiono buka suara soal kemungkinan Indonesia keluar dari BoP jika sudah tidak sejalan dengan target yang ingin dicapai RI dari kondisi di Palestina.
Sugi menegaskan bergabungnya Indonesia bergabung ke BoP adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan bagi Palestina. Dia menekankan bahwa RI siap berpegang teguh pada tujuan tersebut.
"Ya kalau memang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, pertama situasi damai di Gaza sekarang pada khususnya, kemudian situasi damai di Palestina pada umumnya dan akhirnya nanti adalah kemerdekaan dan kedaulatan Palestina, dan saya kira itu trajektori yang kita ingin capai yang kita lihat saya kira koridor-koridornya ada di situ," kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2),usai ditanya mengenai peluang Indonesia keluar dari BoP.
Sugiono mengeluarkan pernyataan tersebut untuk merespons Ketua Umum MUI, Anwar Iskandar, yang menyebut Presiden Prabowo Subianto siap keluar dari BoP jika tidak membawa dampak bagi kemerdekaan Palestina.
(mnf/wiw)

6 hours ago
6

















































