Jakarta, CNN Indonesia --
Iran mengaku siap membantu kapal-kapal Jepang berlayar melalui Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam sebuah wawancara dengan Kyodo News berkata siap membantu kapal-kapal Jepang melintasi Selat Hormuz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia membantah bahwa Iran telah menutup jalur perdagangan penting dunia tersebut. Araghchi menegaskan negara-negara yang menyerang Iran menghadapi pembatasan. Sementara negara lain ditawari bantuan.
"Kami belum menutup selat tersebut. Selat itu terbuka," kata Araghchi pada Kyodo News seperti dilaporkan AFP.
Dia berkata Iran siap memastikan kapal-kapal Jepang aman melewati Selat Hormuz.
Jepang sendiri merupakan importir minyak terbesar kelima di dunia, dengan 95 persen minyak berasal dari Timur Tengah dan 70 persen di antaranya melewati Selat Hormuz.
Akibat konflik di Timur Tengah, Jepang mengumumkan mulai melepas cadangan minyak strategisnya pada Senin (16/3).
Cadangan minyak Jepang merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Jumlah minyak stara dengan konsumsi domestik selama 254 hari.
Sementara itu, Iran secara selektif menutup Selat Hormuz sebagai balasan atas serangan AS-Israel. Akibatnya, negara-negara yang bergantung pada jalur pelayaran tersebut mencari rute alternatif dan memanfaatkan cadangan minyak yang ada.
Jika kapal-kapal Jepang aman melewati Selat Hormuz maka, Jepang menyusul negara-negara lain yang sudah terlebih dahulu mengantongi izin melintas yakni, India, Pakistan, dan Turki.
(els)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
6
















































