Jakarta, CNN Indonesia --
Rentetan ledakan terdengar di berbagai kota di negara-negara Teluk Arab menyusul serangan balasan Iran terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir.
Sirene serangan udara meraung di sejumlah titik di Kuwait pada Senin Sirene Serangan Udara Berbunyi di Kuwait
Para koresponden melaporkan gelombang baru sirene serangan udara kembali berbunyi di Kuwait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip Al Jazeera, ini setidaknya kali ketiga sirene tersebut terdengar dalam beberapa jam terakhir. Otoritas Kuwait sebelumnya menyatakan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat "sebagian besar" drone yang mendekati ibu kota hari ini.
Seorang saksi yang dikutip Reuters melaporkan terlihat asap mengepul di dekat Kedutaan Besar AS di Kuwait.
Laporan ini juga muncul setelah beberapa kali sirene serangan udara terdengar di negara Teluk tersebut dalam beberapa jam terakhir.
Sementara itu, menurut kantor berita resmi Kuwait News Agency, sejumlah puing jatuh di kilang Mina Al Ahmadi, dekat Kuwait City, menyebabkan "cedera ringan pada dua pekerja."
Laporan ini muncul di tengah serangan baru Iran terhadap aset-aset AS di kawasan Teluk. Sirene serangan udara juga dilaporkan berbunyi di Kuwait dan Bahrain, sementara dentuman terdengar di atas ibu kota Doha dan Abu Dhabi.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan telah mengaktifkan peringatan serangan udara dan mengimbau warga untuk segera menuju lokasi teraman terdekat.
Pihak berwenang juga menutup Jembatan Shaikh Khalifa bin Salman yang menghubungkan Manama dengan kota-kota di sekitarnya, serta meminta warga "hanya menggunakan jalan utama jika benar-benar diperlukan."
Di Abu Dhabi juga terdapat laporan bahwa sejumlah ledakan terdengar di ibu kota Uni Emirat Arab tersebut.
Sebelumnya dilaporkan sekitar enam dentuman juga terdengar di Doha, ibu kota negara tetangga, Qatar.
Sekitar enam dentuman keras terdengar di ibu kota Qatar, mengindikasikan bahwa serangan Iran turut menyasar negara itu.
(rds)

14 hours ago
7
















































