Jakarta, CNN Indonesia --
Sedikitnya 12 jet tempur F-22 milik Amerika Serikat mendarat di pangkalan udara Israel, di tengah ketegangan dengan Iran, pada Selasa (24/2).
Pesawat tersebut termasuk jet tempur paling canggih di dunia dan hanya dimiliki oleh AS. Salah satu tugasnya adalah menembus wilayah musuh serta melumpuhkan sistem pertahanan udara dan instalasi radar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua belas jet tempur F-22 mendarat sore ini di salah satu pangkalan Angkatan Udara Israel di wilayah selatan negara itu, sebagai bagian dari penempatan militer AS di Timur Tengah," demikian laporan penyiar publik Israel, KAN, dikutip Anadolu Agency.
Ketegangan di kawasan terus meningkat seiring pengerahan kapal induk dan pesawat pembom AS ke kawasan Teluk Persia.
Kapal induk terbesar AS, USS Gerald R. Ford, tiba di kawasan Timur Tengah pada Selasa (24/2) dan sempat merapat di Pangkalan Angkatan Laut AS Souda Bay, Yunani.
Sejumlah laporan menyebut kapal itu selama beberapa hari berada di pangkalan itu untuk mengisi logistik sebelum melanjutkan pelayaran.
Sebelumnya BBC melaporkan, kapal itu terpantau melewati Selat Gibraltar menuju Laut Mediterania bersama kapal perusak USS Mahan dalam satuan tempurnya.
Kehadiran USS Gerald R Ford di perairan Timur Tengah semakin meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya perang antara AS dan Iran.
Terutama ketika Presiden AS Donald Trump menyampaikan ia telah mengirim lagi satu kapal induk untuk memperkuat USS Abraham Lincoln yang tiba lebih dulu pada Januari.
Trump telah memperingatkan jika perundingan nuklir gagal mencapai kesepakatan, Washington akan mempertimbangkan opsi militer.
(rnp/bac)

14 hours ago
12

















































