Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka oleh Iran pada Jumat (19/6).
Pembukaan jalur air vital tersebut akan dilakukan setelah penandatanganan perjanjian kesepakatan damai antara AS dan Iran di Swiss.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan dibukanya kembali Selat setelah penandatanganan kesepakatan pada Jumat untuk keperluan pembersihan ranjau, minyak akan kembali mengalir di kedua ujung kawasan dan juga dunia!" tulis Trump di media sosialnya, Truth Social, Minggu (14/6).
Kesepakatan damai antara AS dan Iran akhirnya telah tercapai. Trump pada Minggu mengabarkan bahwa kesepakatan itu akan diteken secara resmi di Swiss pada Jumat (19/6) ini.
Menurut kantor berita Iran Mehr, ada 14 poin nota kesepahaman (MoU) yang disepakati. Beberapa di antaranya termasuk penghentian perang di semua front, termasuk Lebanon, serta pencabutan blokade AS terhadap Iran dalam 30 hari.
Dalam unggahan terpisah di Truth Social, Trump juga menyampaikan bahwa Selat Hormuz kini akan dibuka secara cuma-cuma tanpa biaya. Iran disebut tak akan mematok tarif terhadap kapal-kapal yang melintas.
Pengumuman kesepakatan ini disambut baik oleh sejumlah negara, terutama para mediator.
Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan kesepakatan ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan perdamaian jangka panjang.
(blq/dna)
Add
as a preferred source on Google

12 hours ago
10
















































