Trump Telepon Netanyahu Lagi, Israel Setuju Setop Serang Iran

3 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melakukan panggilan telepon ke Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Itu merupakan panggilan yang kedua kalinya dalam kurang dari 24 jam saat Iran dan Israel kembali saling serang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumber dari dua pejabat Israel mengatakan kepada CNN bahwa Trump kembali menekan Israel agar segera menghentikan serangan ke Iran.

Israel kemudian memutuskan untuk segera menghentikan serangan ke Iran. Namun, Tel Aviv bersikeras tidak akan menghentikan serangan ke Lebanon.

Iran kemudian menyatakan akan menghentikan serangan ke Israel. Namun, Teheran menegaskan akan kembali melanjutkan serangan apabila Israel masih menyerang Lebanon.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan masih bersedia untuk melakukan negosiasi dengan AS.

"Diplomasi dan pertahanan adalah dua sayap kekuatan nasional. Kami tidak meninggalkan medan perang maupun meja perundingan," kata Pezeshkian dalam akun X.

Iran memulai serangan lebih dahulu ke Israel untuk membalaskan dendam atas serangan Tel Aviv ke Lebanon.

Dalam rilis resmi, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengungkapkan alasan militer menyerang Israel. IRGC menyatakan gempuran itu sebagai tanggapan terhadap penderitaan warga Lebanon.

"[Ini tanggapan terhadap] pembunuhan dan pengusiran besar-besaran orang-orang tertindas di wilayah Tyre dan Nabatieh di Lebanon selatan," demikian rilis IRGC, dikutip Al Jazeera.

Israel kemudian segera membalas serangan ke Israel. Laporan televisi pemerintah Iran, seperti dilansir Al Jazeera, menyebut ledakan terdengar di sejumlah titik di Iran bagian barat dan tengah.

"Beberapa ledakan terdengar di Teheran, Tabriz dan Isfahan," tulis TV pemerintah di Telegram.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |