Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut sedang mempertimbangkan penambahan landasan helikopter (helipad) baru di kompleks Gedung Putih.
Permintaan terbaru Trump ini disebut agar helikopter kepresidenan tidak merusak rumput saat mendarat di South Lawn di Gedung Putih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir New York Times, seorang sumber mengatakan landasan helikopter itu akan dibangun dengan diameter 100 kaki (sekitar 30 meter), dengan lambang kepresidenan dari granit hitam di South Lawn.
Helikopter generasi baru yang digunakan oleh Gedung Putih diketahui terkadang membakar rumput di zona pendaratan karena asap knalpot dari mesinnya. Masalah ini sendiri telah diketahui sejak September 2018 selama sesi pelatihan.
Diskusi soal penambahan zona pendaratan baru di Gedung Putih muncul saat Trump terus mendorong sederet proyek untuk mengubah kompleks kepresidenan selama masa jabatan keduanya.
Sebagai eks taipan properti, Trump telah mengubah beberapa titik di Gedung Putih di antaranya memasang paving di Rose Garden, merenovasi kamar mandi Gedung Putih dengan marmer dan emas, dan menambahkan sentuhan emas di kantornya di West Wing.
Sementara proyek Trump untuk mengubah East Wing menjadi ruang dansa seluas 90 ribu kaki meter persegi (sekitar 8.300 meter), belakangan tengah mengalami kendala.
Seorang hakim federal menghentikan proyek tersebut, dan saat ini membutuhkan persetujuan dari Kongres.
"Presiden Trump terus melakukan perbaikan di Gedung Putih dan di seluruh Washington DC, untuk memberi manfaat bagi presiden dan warga AS di masa depan," kata juru bicara Gedung Putih, Davis Ingle.
(dna/bac)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
7

















































