Trump Dongkol Iran Terlalu Lama Negosiasi: Rasakan Akibatnya

6 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali dongkol dan menilai Iran terlalu lama melakukan proses negosiasi untuk mencapai kesepakatan.

"Si perundung Timur Tengah telah mati! Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang akan sangat menguntungkan mereka, sekarang mereka harus membayar harganya!" tulis Trump dalam aku media sosial miliknya, Truth Social.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, Trump sebelumnya sesumbar bahwa negosiasi AS dan Iran akan mencapai kesepakatan dalam waktu dua atau tiga hari ke depan.

"[Kesepakatan mengakhiri perang] bisa dicapai dalam satu atau dua hari lagi, tapi saya pikir semuanya berjalan baik," kata dia pada Senin (8/6), dikutip Anadolu Agency.

Trump lalu berujar, "Mereka maju mundur, dan sekarang mereka semua sepakat melalui saya untuk berhenti, dan kita berada di tahap akhir dari kesepakatan yang sangat, sangat baik yang tidak akan mengizinkan senjata nuklir dalam bentuk apa pun."

Namun, AS kembali melakukan serangan terhadap fasilitas militer Iran setelah Trump menuduh Teheran sengaja menembak jatuh helikopter AS, Apache, di dekat Selat Hormuz.

"Saya baru saja diberitahu oleh militer kami bahwa tadi malam Iran menembak jatuh salah satu helikopter Apache kami yang sangat canggih, saat berpatrolid di Selat Hormuz," tulis Trump di media sosial.

"AS harus merespons ini," imbuhnya.

Tak lama usai melontarkan tuduhan tersebut, militer AS langsung melancarkan serangan ke sejumlah wilayah Iran di dekat Selat Hormuz.

Serangan AS itu segera dibalas Iran dengan melancarkan ke fasilitas militer Washington di negara-negara Teluk.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |