Trump Ancam Balas Dendam usai 3 Tentara AS Tewas Diserang Iran

12 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan membalas Iran habis-habisan jika ada lagi prajurit AS yang tewas.

Dalam unggahan di Truth Social, Senin (20/7), Trump menyatakan telah memerintahkan seluruh pemimpin militer, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth, untuk mengambil tindakan tegas terhadap Iran jika ada lagi tentara AS yang tewas di Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap kali Iran membunuh seorang tentara Amerika, mereka akan membayar mahal atas pembunuhan itu berkali-kali lipat," tulis Trump, seperti dikutip Anadolu Agency.

Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon melaporkan tiga prajurit AS meninggal dunia selama akhir pekan kemarin. Dua prajurit tewas di pangkalan militer AS di Yordania dan satu tentara tewas di utara Irak.

Sejak awal bulan ini, AS dan Iran kembali berperang buntut serangan Teheran terhadap sejumlah kapal komersial di Selat Hormuz. Serangan AS pun mayoritas menyasar wilayah pesisir Iran.

Iran sementara itu membalas dengan menargetkan fasilitas dan pangkalan militer yang digunakan AS di seluruh Timur Tengah.

Kedua negara kembali panas meskipun telah meneken nota kesepahaman (MoU) damai pada Juni lalu. Berdasarkan MoU, AS dan Iran mesti menghentikan sementara peperangan dan melanjutkan dialog guna mencapai perjanjian akhir untuk perdamaian jangka panjang.

Gedung Putih telah menyatakan pembicaraan AS dan Iran terus berlanjut bersamaan dengan upaya Washington membalas Teheran atas kematian prajuritnya.

"Pukulan telak ini akan terus berlanjut sampai presiden memutuskan sebaliknya, tetapi pembicaraan antarnegara terus berlanjut," demikian pernyataan Gedung Putih.

(blq/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |