Takut Dibunuh Iran, Netanyahu Rahasiakan Penerbangan ke AS

14 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merahasiakan penerbangannya ke Amerika Serikat karena takut dibunuh pihak Iran.

Netanyahu saat ini sudah tiba di Washington DC pada Senin (27/7) malam waktu setempat untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesawat Netanyahu lepas landas tanpa mengumumkan keberangkatannya terlebih dahulu, dan terbang dari pangkalan Angkatan Udara, bukan Bandara Ben Gurion karena alasan keamanan. Video pernyataan Netanyahu baru dirilis setelah keberangkatannya dikonfirmasi kemudian.

"Saya memulai misi ini dengan satu tujuan yang jelas. untuk memastikan keamanan, kekuatan, dan masa depan Negara Israel tercinta kita," ujar Netanyahu seperti dalam pernyataan video berbahasa Ibrani, bersama istrinya Sara, di pintu masuk pesawat perdana menteri Wings of Zion, dikutip dari The Times of Israel.

Perang Iran akan menjadi pembahasan utama dalam pertemuan antara Netanyahu dan Trump di Washington DC pada Selasa ini pukul 11.00 waktu setempat atau 22.00 WIB.

"Di masa-masa yang kompleks ini, kita harus bertindak dengan tekad yang kuat dan kebijaksanaan yang besar," ujar Netanyahu.

"Kita akan membahas semua isu dalam agenda, terutama Iran. Tentu saja, tujuan kita adalah untuk menjaga keamanan kita sekaligus memperluas lingkaran perdamaian di sekitar kita," ia menambahkan.

Sebelumnya, para kroni Netanyahu mendesak badan keamanan dan intelijen Israel untuk mendukung proposal yang memungkinkan Shin Bet (Badan Keamanan Israel) untuk terus memberikan perlindungan keamanan kepada keluarganya selama lima tahun tambahan jika ia meninggalkan jabatannya setelah pemilihan umum 27 Oktober.

Menurut laporan tersebut, Sara Netanyahu juga meminta agar suaminya menerima perlindungan keamanan seumur hidup, bukan periode 20 tahun yang saat ini diberikan berdasarkan pengaturan yang ada. Surat kabar tersebut mengatakan bahwa proposal tersebut telah memicu perdebatan di dalam lembaga-lembaga pemerintah terkait.

Dilaporkan pula bahwa komite menteri yang mengawasi urusan Shin Bet telah berulang kali menolak menyetujui permintaan tersebut, sementara para pejabat keamanan telah menunda keputusan akhir. Masalah ini diperkirakan akan ditinjau kembali oleh komite tersebut.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |