Sindir Netanyahu, Trump Jagokan Suriah Lawan Hizbullah Daripada Israel

5 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai Suriah kemungkinan dapat "melakukan pekerjaan yang lebih baik" daripada Israel dalam menghadapi milisi Hizbullah di Lebanon.

Berbicara kepada wartawan dalam sela-sela KTT G7 pada Selasa (16/6), Trump mengatakan bahwa "orang yang sekarang memimpin Suriah" sangat memahami cara menghadapi Hizbullah. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel selama bertahun-tahun berupaya melemahkan Hizbullah, yang menguasai Lebanon selatan, dan menghentikan kemampuan kelompok milisi yang didukung Iran itu untuk meluncurkan roket ke wilayah Israel dari Lebanon.

Namun hingga kini, upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil.

Trump mengatakan dirinya telah "menyarankan kepada Israel" agar Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa, yang ia sebut sebagai "orang yang saya tempatkan di sana", diberi kesempatan untuk "menangani Hizbullah."

"Dia bukan anak pramuka, tetapi dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menyatukan negaranya, dan dia sangat memahami Hizbullah. Dia tidak menyukai mereka," kata Trump seperti dikutip CNN.

"Saya menyarankan kepada Israel agar membiarkan Suriah menangani Hizbullah, karena sejujurnya saya pikir mereka bisa melakukannya dengan lebih baik," lanjutnya.

Trump juga menilai Israel telah terlalu lama berperang melawan Hizbullah. Menurutnya, konflik yang berkepanjangan itu telah menelan terlalu banyak korban jiwa.

"Anda tidak harus merobohkan sebuah gedung apartemen setiap kali mencari seseorang, karena ada banyak orang di dalam gedung itu dan tidak semuanya adalah anggota Hizbullah," ujar Trump.

Pernyataan Trump yang membandingkan Israel dan Suriah ini datang ketika ia dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terus berselisih terkait perang di Iran.

Trump mengaku frustrasi menghadapi Netanyahu yang terus mempersulit upaya AS mengakhiri perang dengan mengajak Iran berunding. Salah satu yang membuat perundingan AS-Iran mandek adalah langkah Israel yang terus menggempur Lebanon demi menargetkan Hizbullah, sekutu Iran.

Sementara itu, gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah di Lebanon menjadi bagian dari syarat perundingan Iran dan AS dapat terus berlangsung.

Pengakuan Trump ini muncul kala AS dan Iran sedikit lagi menuju penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Swiss pada Jumat (19/6). MoU ini sebagai upaya perundingan lanjutan demi mengakhiri perang yang telah pecah sejak 28 Februari lalu.

Namun, Israel kekeh melancarkan sejumlah serangan ke Lebanon hingga membuat Trump frustrasi.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |