Jakarta, CNN Indonesia --
Kepolisian Vietnam menangkap dua pria atas dugaan perdagangan satwa liar ilegal setelah menemukan dua jasad harimau di dalam lemari pembeku atau freezer.
Penangkapan dua pelaku perdagangan satwa liar ini ini diumumkan oleh otoritas setempat pada Sabtu (14/2).
Vietnam selama ini dikenal sebagai pusat konsumsi sekaligus jalur perdagangan populer bagi produk hewan ilegal, termasuk tulang harimau yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian Provinsi Thanh Hoa, sebelah selatan Hanoi, Vietnam, menemukan jasad dua harimau dewasa dengan berat total sekitar 400 kg. Barang bukti tersebut disembunyikan di ruang bawah tanah milik tersangka bernama Hoang Dinh Dat (52).
Melansir Straits Times, dalam keterangan resmi yang diunggah secara daring, polisi mengungkap sejumlah poin penting, salah satunya nilai transaksi dari perdagangan satwa liar ilegal itu.
Tersangka mengaku membeli kedua harimau tersebut seharga 2 miliar dong atau sekitar Rp1,2 miliar. Polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap penjual berinisial Nguyen Doan Son (31).
Di lokasi penemuan, petugas juga menyita peralatan untuk membuat "lem tulang harimau", zat lengket yang dipercaya masyarakat setempat dapat menyembuhkan berbagai penyakit tulang.
Kedua tersangka telah diamankan awal pekan ini untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini kembali menyoroti ancaman kepunahan satwa langka di kawasan tersebut.
Harimau dulunya banyak berkeliaran di hutan-hutan Vietnam, namun saat ini populasi mereka dilaporkan telah menghilang hampir sepenuhnya dari habitat aslinya akibat perburuan liar dan hilangnya habitat.
(wiw)

23 hours ago
8
















































