Jakarta, CNN Indonesia --
Australia pada Minggu (15/2) mengatakan bakal mengucurkan dana A$3,9 miliar (Rp46,4 triliun, kurs Rp11.901) untuk melanjutkan proyek pembangunan galangan kapal guna membantu pengiriman bertenaga nuklir di bawah pakta pertahanan trilateral AUKUS dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris.
AUKUS, yang diumumkan pada 2021, adalah investasi pertahanan terbesar Australia dan akan melibatkan kapal selam kelas Virginia yang dikomandoi AS yang berbasis di Australia mulai 2027.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa kapal selam Virginia akan dijual ke Australia mulai sekitar 2030. Kemudian Inggris dan Australia bakal membangun kelas baru kapal selam bertenaga nuklir AUKUS.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menjelaskan dana itu sebagai uang muka untuk membangun galangan kapal baru di Osborne, pinggiran kota Adelaide di negara bagian Australia Selatan.
"Investasi di galangan kapal selam di Osborne sangat penting untuk pengiriman kapal selam bertenaga nuklir Australia yang dipersenjatai secara konvensional," kata Albanese dalam sebuah pernyataan, diberitakan Reuters.
Proyeksi resmi memperkirakan total biaya pembangunan mencapai A$30 miliar (sekitar Rp357 triliun) "selama beberapa dekade mendatang," katanya.
Osborne adalah tempat perusahaan Australia ASC dan perusahaan Inggris BAE Systems BAES.L akan bersama-sama membangun armada kapal selam bertenaga nuklir Australia, komponen inti dari pakta AUKUS.
Hingga pekerjaan itu dimulai akhir dekade ini, galangan kapal tersebut merupakan tempat sebagian besar perawatan dilakukan pada armada kapal selam kelas Collins yang ada di negara itu.
Perdana Menteri Australia Selatan Peter Malinauskas mengatakan uang muka akan digunakan untuk membangun infrastruktur pendukung bagi galangan kapal.
"Ini baru permulaan," kata Malinauskas dalam pernyataan tersebut.
Pada Desember, tinjauan Pentagon terhadap proyek AUKUS menemukan area peluang untuk menempatkan kesepakatan tersebut pada "landasan sekuat mungkin," termasuk memastikan bahwa Australia bergerak cukup cepat untuk membangun kapasitas kapal selam nuklirnya.
(fea)

11 hours ago
9
















































