Remaja Singapura Curi Rp4,2 T di AS hingga Tokoh Israel Dukung Inggris

10 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Remaja asal Singapura didakwa 20 tahun penjara karena mendalangi pencurian uang kripto US$245 juta atau setara Rp4,2 triliun.

Malone Lam mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi pemerasan (racketeering) dan pencurian kripto tersebut.

Kabar lainnya sejumlah tokoh Israel mendukung kebijakan Inggris menerapkan larangan impor barang-barang dari Tepi Barat untuk mendukung Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut sejumlah berita global dalam 24 jam terakhir yang terangkum dalam Kilas Internasional:

Kisah Malone Lam: Remaja Curi Rp4,2 T, Habiskan Rp10 Miliar per Malam

Pria asal Singapura Malone Lam didakwa 20 tahun penjara oleh Pengadilan Amerika Serikat karena mendalangi pencurian uang kripto di AS.

Malone Lam mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi pemerasan (racketeering) dan pencurian kripto tersebut.

Ia mengakui telah bekerja sama dengan rekan-rekannya untuk mencuri Bitcoin senilai US$245 juta (Rp4,2 triliun) dan mencuci hasil kejahatan tersebut.

Departemen Kehakiman AS (DOJ) menyebutkan bahwa remaja 22 tahun itu beserta rekan-rekannya menggunakan uang tersebut untuk berfoya-foya di kelab malam, dengan pengeluaran mencapai US$500.000 (Rp10 miliar) dalam satu malam.

Kim Jong Un Pilih Ju Ae Jadi 'Putri Mahkota' Meski Punya 2 Anak Lain

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un positif diyakini memilh Kim Ju Ae, anak keduanya yang merupakan perempuan, sebagai calon penerusnya di masa mendatang.

Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan menyatakan Kim Jong Un menetapkan Kim Ju Ae sebagai pewarisnya meskipun ia memiliki dua anak lain yang diyakini laki-laki.

Tak Terduga, Tokoh-tokoh Israel Justru Dukung Inggris Bela Palestina

Keputusan pemerintah Inggris memberlakukan sanksi terhadap aktivitas pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat mendapat dukungan tak terduga dari kalangan tokoh terkemuka di Israel.

Tokoh-tokoh Israel seperti mantan Perdana Menteri Ehud Olmert, David Harel (Ketua Akademi Sains dan Humaniora Israel), Dan Halutz yang merupakan Mantan Kepala Staf Umum Militer Israel, hingga dua mantan menteri Israel Yuli Tamir dan Roni Bar-On, mendukung langkah pemerintah Inggris.

(tim/bac)

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |