Jakarta, CNN Indonesia --
Putri Thailand Bajrakitiyabha Narendira Mahidol meninggal dunia di usia ke-47 tahun pada Jumat (12/6).
Mendiang yang akrab disapa dengan nama Putri Bha ini meninggal setelah dirawat di rumah sakit kerajaan hampir empat tahun lamanya.
Fakta yang bikin geger adalah bahwa Putri Bha disebut banyak kalangan di Thailand sebagai pewaris kuat harta kerajaan Thailand.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putri Bha tercatat sebagai satu-satunya keturunan dari Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dengan istri pertamanya bernama Soamsawali.
Melansir The New York Times, Raja Vajiralongkorn hingga kini belum memastikan nama yang bakal menggantikan takhtanya. Namun, Putri Bha disebut-sebut menjadi kandidat yang potensial meneruskan takhta dan bisa menjadi Ratu Thailand pertama seandainya sang putri masih hidup.
Kematiannya memperumit masalah suksesi yang sudah penuh sengkarut di monarki Thailand.
Raja, yang hidupnya diwarnai skandal, telah menikah empat kali dan memiliki tujuh anak. Ia telah menolak empat putra sejak tahun 1979 dengan istri keduanya, aktris Sujarinee Vivacharawongse, sebelum mereka menikah.
Kekayaan Raja Vajiralongkorn
Raja Vajiralongkorn dikabarkan memiliki kekayaan mencapai sekitar US$43 miliar (sekitar Rp767 triliun hingga US$70 miliar (sekitar Rp1.249 triliun) dengan nilai kurs rupiah per 12 Juni Rp17.852 per dolar AS.
Jumlah itu menjadikannya sebagai salah satu raja terkaya di dunia.
Situs yang kerap merilis beragam jurnal Jagran Josh melaporkan Kekayaan Vajiralongkorn mencapai US$43 miliar atau sekitar Rp767 triliun.
Namun, sumber lain menyebut kekayaan dia usai menjadi raja tembus hingga US$70 miliar atau sekitar Rp1.249 triliun.
Media Amerika Serikat Los Angeles Times pada 2020 melaporkan Vajiralongkorn punya akses ke salah satu kekayaan kerajaan terbesar di dunia yang dikenal Biro Properti Mahkota (Crown Property Bureau/CPB).
Biro tersebut merupakan konglomerat dan perusahaan induk yang sangat besar dengan pendapatan lebih dari 10 miliar baht atau sekitar Rp5,1 triliun dan punya jaringan ke seluruh perekonomian.
CPB juga menjadi pemilik tanah terbesar di Thailand. Tak cuma itu, Biro ini adalah pemilik saham terbesar di Siam Commercial Bank (SCB) dan Siam Cement Company (SCC).
Kedua perusahaan tersebut tetap jadi sumber utama pendapatan Biro, dan, bersama dengan kepemilikan tanah, membentuk dua dari tiga pilar keuangan utama Biro.
Biro itu juga punya 17.000 properti di Bangkok, 300 mobil mewah, dan 38 jet pribadi.
Keluarga Vajiralongkorn juga memiliki lebih dari 16.210 hektar tanah, 40.000 kontrak sewa di seluruh negeri, termasuk 17.000 di Bangkok. Selain itu, dia punya Berlian Golden Jubilee yakni berlian potong terbesar di dunia, demikian dikutip The Business Standard.
Setelah diangkat jadi raja pada 2016, Vajiralongkorn memindahkan kepemilikan Biro Properti Mahkota menjadi milik pribadi. Dengan demikian, dia punya kendali atas kekayaan yang lebih besar daripada kekayaan raja Arab Saudi atau Sultan Brunei Darussalam.
Mendiang akademisi Thailand Porphant Ouyyanont dalam makalah yang dirilis di Institute of Southeast Asians Studies (ISEAS) pada 2015 mengatakan Biro Properti Mahkota punya peran signifikan terhadap ekonomi negara ini.
"[Biro Properti Mahkota] memasuki hampir setiap bidang penting dalam kehidupan ekonomi Thailand," kata Porphant.
Kekayaan raja Thailand itu bahkan sempat menjadi sorotan dan jadi objek protes pada Agustus 2020.
Warga menuntut transparansi kekayaan raja Thailand dan menuntut Vajiralongkorn mengembalikan aset-aset ke Biro Properti Kerajaan lalu diawasi pemerintah.
(isa/bac)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
5
















































