Menlu Sugiono Bicara soal Myanmar hingga Turki di Rapat ASEAN

13 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengapresiasi negara-negara ASEAN tetap menjadi mitra yang stabil, di tengah kondisi dunia yang semakin bergejolak.

Sugiono menyebut secara historis ASEAN telah menunjukkan ketahanan dalam menanggapi tantangan di kawasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di dunia yang semakin bergejolak, ASEAN tetap menjadi mitra yang terpercaya, stabil, dan dapat diandalkan, yang ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah akses ke TAC (Treaty Amity Cooperation)," kata Sugiono pada Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN yang berlangsung di Cebu, Filipina.

Pada pertemuan itu, Sugiono menyinggung soal Myanmar, termasuk laporan pemindahan Daw Aung San Suu Kyi ke tahanan rumah.

"Pembebasan tahanan politik dan laporan pemindahan Daw Aung San Suu Kyi ke tahanan rumah, menunjukkan isyarat positif dan kemajuan menuju arah yang positif," ungkap Sugiono.

Dia juga menyoroti upaya pemerintah baru Myanmar, untuk melibatkan semua pihak dan pemangku kepentingan yang relevan.

"Kami juga mendorong pemerintahan baru untuk bekerja sama dengan ASEAN untuk memulihkan stabilitas, mengurangi kekerasan, dan memastikan keamanan bantuan kemanusiaan," imbuh Sugiono.

Di kesempatan yang sama, Sugiono juga menyinggung Turki sebagai mitra wicara ASEAN. Menlu RI menegaskan kemitraan ASEAN dengan mitra wicaranya harus diperkuat demi hasil yang konkret dan konstruktif.

"Untuk itu, guna memperluas kemitraan ASEAN, Menlu RI juga menyampaikan dukungan Indonesia untuk Turki dapat segera menjadi mitra wicara ASEAN," ungkapnya.

Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN diselenggarakan sebagai bagian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 dan rangkaian pertemuan terkait.

Menlu Sugiono akan mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam KTT ASEAN yang akan berlangsung pada 8 Mei 2026.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |