KPK Malaysia Usut Kasus Kerugian Investasi Dana Pensiuan di eFishery

1 day ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) tengah menyelidiki dugaan kerugian investasi dana pensiun PNS sebesar RM200 juta di perusahaan startup akuakultur asal Indonesia, eFishery.

"Investigasi akan dilakukan secara adil, transparan, dan imparsial sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," kata Ketua Komisioner MACC Datuk Seri Abd Halim Aman seperti dikutip dari The Edge Malaysia, Minggu (19/7).

Lembaga anti korupsi tersebut meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai kasus ini. Sebab, dapat menimbulkan kebingungan dan merusak integritas investigasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, pernyataan MACC tidak menyebutkan nama individu yang menjadi sasaran penyelidikan maupun ruang lingkup investigasinya, selain kerugian investasi yang dilaporkan.

Sementara itu, KWAP menyatakan pihaknya terus melakukan berbagai cara untuk memaksimalkan pemulihan investasinya di eFishery.

Dalam pernyataan pada Jumat, KWAP mengungkapkan total investasi di eFishery mencapai RM163,4 juta atau setara dengan sekitar 2,51 persen dari total kepemilikan saham perusahaan.

KWAP menjelaskan posisinya hanya sebagai pemegang saham minoritas. Sementara itu, mayoritas saham eFishery dimiliki investor lain, termasuk sejumlah investor institusional global besar yang juga terdampak oleh dugaan pelanggaran yang terjadi di perusahaan tersebut.

"Sehubungan dengan berbagai isu yang muncul, kami ingin memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang telah diambil setelah proses peninjauan internal, serta upaya yang dilakukan untuk melindungi kepentingan dana," demikian pernyataan KWAP.

"Setelah ditemukan ada penyimpangan, KWAP melakukan investigasi internal dan tinjauan yang diperlukan terhadap proses investasi, pengaturan pemantauan pasca-investasi, dan informasi yang tersedia bagi KWAP selama periode investasigasi," lanjutnya.

KWAP juga menyebut telah mengambil langkah lanjutan yang sesuai dengan kerangka tata kelola dan akuntabilitas internal yang berlaku.

KWAP menegaskan kasus eFishery melibatkan manipulasi laporan keuangan dan penyajian informasi keuangan perusahaan yang dilakukan secara sengaja.

Selain itu, KWAP menyatakan telah memperkuat strategi investasinya di pasar privat. Langkah tersebut meliputi diversifikasi portofolio yang lebih luas, berinvestasi bersama manajer investasi dan mitra strategis yang berpengalaman, meningkatkan pengawasan pascainvestasi, serta memperketat pemantauan terhadap perkembangan penting di perusahaan-perusahaan dalam portofolionya.

"Dana tersebut tetap didukung oleh portofolio yang terdiversifikasi di berbagai kelas aset, sektor, dan wilayah geografis," katanya.

Berdasarkan hasil yang belum diaudit untuk tahun keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025, KWAP mencatat pendapatan investasi bruto sebesar RM8,33 miliar, dengan total dana kelolaan sebesar RM195,26 miliar.

KWAP menegaskan tetap berkomitmen untuk mengelola dana secara bijaksana, transparan, dan bertanggung jawab dalam memenuhi mandatnya untuk membantu pemerintah dalam memenuhi kewajiban pembayaran pensiun bagi para pensiunan sektor publik.

KWAP, dana pensiun sektor publik Malaysia, pada Juli 2023 telah berinvestasi di eFishery, sebuah perusahaan teknologi akuakultur Indonesia yang menarik dukungan dari beberapa investor internasional, termasuk Temasek Holdings Pte Ltd Singapura, Softbank Group Jepang, dan 42XFund Abu Dhabi, sebelum muncul pertanyaan tentang keuangan perusahaan rintisan tersebut.

Dalam jawaban parlemen tertanggal 15 Juli, Kementerian Keuangan mengatakan KWAP adalah korban penipuan terorganisir di eFishery.

Pada 29 April, pendiri dan CEO eFishery Gibran Huzaifah dijatuhi hukuman penjara 9 tahun di Indonesia setelah dinyatakan bersalah atas penggelapan dan pencucian uang.

Putusan tersebut menutup skandal keuangan senilai US$300 juta (sekitar RM1,23 miliar) yang mengguncang eFishery, perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu startup paling sukses di Asia Tenggara.

(dis/pta)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |