DK PBB Rapat soal Selat Hormuz Jelang Batas Waktu Ultimatum Trump

8 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) menggelar pemungutan suara pada Selasa (7/4), untuk menetapkan resolusi soal pembukaan blokade di Selat Hormuz.

Pemungutan suara tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada hari ini pukul 11.00 waktu New York (sekitar pukul 23.00 WIB).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut draf resolusi yang dilihat AFP pada Senin (6/4), resolusi itu disebut lebih "melunak", lantaran tak lagi memberikan otorisasi penggunaan kekuatan militer, bahkan untuk pertahanan.

Pemungutan suara ini juga dilakukan hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu pukul 20.00, yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz.

Dua pekan lalu, Bahrain dengan dukungan AS dan negara-negara Teluk pengekspor minyak, meluncurkan negosiasi mengenai draf resolusi yang akan memberikan mandat PBB bagi kepada negara mana pun yang ingin menggunakan kekuatan untuk membuka blokade tersebut.

Hal ini menyusul langkah Iran yang memberlakukan blokade di Selat Hormuz, sejak AS dan Israel melancarkan perang pada 28 Februari lalu.

"Kita tidak dapat menerima terorisme ekonomi yang memengaruhi kawasan kita dan dunia, seluruh dunia terpengaruh oleh perkembangan ini," kata Duta Besar Bahrain untuk PBB, Jamal Alrowaiei.

Namun beberapa anggota tetap DK PBB termasuk Prancis, Rusia, dan China menyampaikan keberatan atas draf resolusi itu. Mereka memaksa draf itu diubah, dan pemungutan suara ditunda beberapa kali.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |