Bakar Masjid, Pemukim Israel Juga Serang Rumah dan Warga Tepi Barat

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Gelombang kekerasan oleh kelompok pemukim Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki kian meningkat. Kelompok pemukim Israel dilaporkan membakar sebuah masjid yang tengah dalam proses pembangunan.

Bukan cuma itu, pemukim Israel juga berulah dengan merusak rumah warga Palestina dalam serangkaian serangan terpisah pada Minggu (26/7) dini hari waktu setempat, menurut laporan media resmi Palestina, seperti dilansir Anadolu.

Abdel Azim Wadi, Wali Kota Qusra di selatan Nablus, mengonfirmasi kepada kantor berita resmi Palestina WAFA bahwa kelompok pemukim menyerbu kawasan selatan kota dan membakar Masjid Al-Rahma yang sedang dibangun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan pembakaran tersebut membumihanguskan material kayu serta deretan peralatan konstruksi di lokasi kejadian.

Di kota terdekat Beit Furik, timur Nablus, sumber keamanan Palestina menyampaikan bahwa kelompok pemukim juga menyerang lingkungan Al-Dubbat dan membakar bagian dari rumah seorang warga. Kobaran api berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran sebelum merembet lebih jauh.

Sumber yang sama menyebutkan para pelaku turut mencoretkan grafiti rasis berisi seruan balas dendam terhadap warga Arab di dinding bangunan.

Dalam insiden terpisah di area Ein Samiya dekat kota Kafr Malik, sebelah timur Ramallah, sejumlah pekerja Palestina mengalami luka-luka akibat diserang oleh kelompok pemukim di fasilitas pemecah batu.

Para pekerja menderita luka memar dan cederanya akibat penganiayaan fisik. Sebelum melarikan diri dari lokasi, kelompok pemukim juga membakar deretan alat berat yang ada di lokasi fasilitas tersebut.

Rangkaian serangan ini terjadi di tengah eskalasi bentrokan yang terus memanas di Tepi Barat selama beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, kelompok pemukim dengan dukungan militer Israel menyerang kota Tell dekat Nablus yang menewaskan empat warga Palestina. Dua warga Israel juga dilaporkan tewas dalam aksi penembakan selama konfrontasi tersebut.

Menanggapi insiden tersebut, pasukan militer Israel memberlakukan blokade total terhadap Kota Nablus dan wilayah sekitarnya, melancarkan penangkapan massal, serta mengumumkan persiapan operasi militer berskala besar di seluruh Tepi Barat.

Sejak Oktober 2023, serangan militer dan pemukim Israel telah menewaskan sedikitnya 1.182 warga Palestina di Tepi Barat, melukai ribuan orang, serta menahan sekitar 24.000 warga berdasarkan data resmi otoritas Palestina.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |