Jakarta, CNN Indonesia --
Stasiun Radio Caroline di Essex Inggris tak sengaja mengumumkan Raja Inggris Charles III meninggal dunia pada Selasa (19/5) sore.
Radio tersebut kemudian menyampaikan permintaan maaf dan menyebut ada kesalahan teknis di studio utama sehingga berita tersebut mengudara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kesalahan komputer di studio utama kami, prosedur kematian raja, yang disiapkan semua stasiun di Inggris dengan harapan tak perlu digunakan, secara tak sengaja diaktifkan pada Selasa sore (19 Mei), dan secara keliru mengumumkan bahwa Yang Mulia Raja telah meninggal dunia," kata manajer stasiun radio itu Peter Moore, dikutip Sky News.
Moore mengatakan Radio Caroline kemudian terdiam sebagaimana mestinya, yang membuat mereka harus melanjutkan siaran dan menyampaikan permintaan maaf di siaran langsung.
"Kami memohon maaf kepada Yang Mulia Raja dan kepada para pendengar kami atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ujar dia.
Insiden itu terjadi ketika Raja dan Ratu sedang berada di Irlandia Utara. Mereka akan berada di sini selama tiga hari.
Di Irlandia Utara, Charles dan Camilla dijadwalkan menghadiri pertunjukan grup musik rakyat hingga menyesap wiski Iranldia di Tiranic Quarter Belfast.
Raja Inggris itu juga mengunjungi Kota Newcastle dan tampak berbincang dengan warga.
Charles dinobatkan menjadi raja Inggris pada Mei 2023 lalu di Westminster Abbey, London. Dia naik takhta usai sang ibu, Elizabeth II, meninggal dunia pada September 2022.
(isa/bac)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
8

















































