Jakarta, CNN Indonesia --
Dua bom meledak selama kunjungan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron di Ibu Kota Damaskus, Suriah, pada Selasa (7/7). Ledakan terjadi di dekat hotel tempat Macron menginap.
Istana Kepresidenan Prancis Elysee memastikan Macron selamat dan akan melanjutkan agenda kunjungannya di Damaskus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan, Macron sudah tidak berada di dalam hotel ketika ledakan terjadi, karena dia sedang berangkat menuju istana kepresidenan Suriah. Macron juga dipastikan selamat dan telah bertemu Presiden Ahmed Al Sharaa.
Dilansir AFP, satu ledakan bergema di seluruh Damaskus sebelum kepulan asap membubung di dekat Hotel Four Seasons. Pasukan juga langsung menutup jalan dan ambulans bergegas ke tempat kejadian.
Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan satu bom diketahui ditempatkan di dalam mobil yang diparkir di pinggir jalan, sedangkan bom kedua ditanam di tempat sampah.
Petugas menyebut bom tersebut meledak "saat persiapan sedang dilakukan" untuk membongkarnya. Ledakan itu melukai 18 orang, termasuk di antaranya empat petugas polisi.
Seorang fotografer AFP di dekat Kementerian Pariwisata Suriah yang terletak di seberang lokasi, mengaku melihat jendela-jendela rusak akibat salah satu ledakan.
Sebelumnya Macron disebut telah menunda tanggal kunjungannya ke Suriah, sampai pesawatnya mendarat pada Senin (6/7).
Presiden Prancis adalah pemimpin Eropa Barat pertama yang mengunjungi Suriah sejak jatuhnya penguasa lama Bashar Al Assad pada tahun 2024.
Di Damaskus, di bertemu dengan Sharaa untuk membahas rekonstruksi Suriah pascaperang dan menegaskan kembali seruannya untuk persatuan dan keberagaman,
Usai bertamu Sharaa, Macron dijadwalkan untuk hadir dalam forum ekonomi yang berfokus pada rekonstruksi dan koridor strategis Suriah.
Presiden Prancis terakhir yang mengunjungi Suriah adalah Nicolas Sarkozy pada tahun 2009. Mei 2025 lalu, Macron telah menjamu Sharaa di Prancis pada kunjungan resmi perdananya ke negara Eropa.
(bac/dna)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
5















































