Jakarta, CNN Indonesia --
Iran diklaim menyerang kapal-kapal dagang di Selat Hormuz di tengah prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Media Amerika Serikat Anadolu Agency melaporkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) setidaknya meluncurkan dua rudal ke kapal dagang yang transit di Selat Hormuz pada Senin (6/7).
Sementara itu, media televisi Iran IRIB melaporkan kapal tanker minyak Qatar bermaksud melewati jalur Oman di Selat Hormuz dengan dukungan Angkatan Laut AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi menjadi sasaran setelah mengabaikan peringatan berulang kali," demikian laporan IRIB.
Laporan tersebut muncul usai Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan kapal tanker ditabrak di lepas pantai Oman. Insiden ini memicu kebakaran di atas kapal tersebut.
"Sebuah kapal tanker dilaporkan terkena proyektil tak dikenal di sisi kiri lambung kapal, menyebabkan kebakaran, saat berlayar ke arah selatan," demikian laporan UKMTO, dikutip Anadolu Agency.
Militer Iran berulang kali memperingatkan kapal-kapal melalui radio agar tak melintasi Selat Hormuz tanpa izin dari IRGC. Jika diabaikan, mereka tak segan meluncurkan tembakan.
Badan itu mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki insiden tersebut dan menyarankan kapal-kapal yang beroperasi di daerah agar berhati-hati dan melaporkan aktivitas mencurigakan apa pun.
Menurut laporan enam kapal pengangkut minyak dan gas terlihat menggunakan jalur sisi Oman pada Minggu. Kapal-kapal lain diyakini melintas dengan transponder dimatikan untuk menghindari deteksi digital.
Militer negara-negara Barat berulang kali menggambarkan tingkat ancaman "cukup besar" di Selat Hormuz dan masih dipenuhi ranjau.
Pekan lalu, setidaknya delapan kapal terlihat melakukan putar balik atau memutar haluan saat mencoba menggunakan jalur Oman. Empat kapal kemudian mengubah haluan menuju jalur Iran dan keluar dari selat tersebut.
Beberapa kapal memilih apa yang disebut "penyeberangan gelap," dengan mematikan transponder sebelum muncul kembali usai berhasil melewati jalur.
Selat Hormuz merupakan salah satu titik rawan energi terpenting di dunia. Namun, jalur perairan ini menjadi kekhawatiran imbas operasi brutal Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
(isa/bac)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
4















































