Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Kepala Intelijen Militer Rusia, Vladimir Alekseyev, tewas usai ditembak beberapa kali oleh pelaku tak dikenal di Moskow pada Jumat (6/2).
Serangan itu terjadi di tengah rangkaian pembunuhan terhadap perwira militer senior yang oleh Rusia dituding melibatkan Ukraina.
Melansir situs Washington Post, juru bicara Komite Investigasi Rusia, Svetlana Petrenko, menyatakan Alekseyev ditembak di sebuah gedung apartemen di wilayah barat laut Moskow.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petrenko tidak mengungkap siapa pihak yang diduga berada di balik serangan terhadap Alekseyev, yang telah menjabat sebagai wakil kepala pertama intelijen militer Rusia sejak 2011.
Insiden itu terjadi sehari usai perundingan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat di Abu Dhabi terkait upaya mengakhiri konflik Ukraina yang hampir empat tahun.
Delegasi Rusia dalam perundingan itu dipimpin oleh Kepala Intelijen Militer Rusia, Laksamana Igor Kostyukov.
Sejak Rusia mengirim pasukan ke Ukraina hampir empat tahun lalu, otoritas Moskow menuding Kyiv berada di balik sejumlah pembunuhan terhadap perwira militer dan tokoh publik di Rusia.
Ukraina mengakui bertanggung jawab atas sebagian kasus itu, tetapi hingga kini belum memberikan komentar mengenai penembakan Alekseyev.
Pada Desember lalu, sebuah bom mobil menewaskan Letnan Jenderal Fanil Sarvarov, Kepala Direktorat Pelatihan Operasional Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia.
Sementara itu, pada April, Letnan Jenderal Yaroslav Moskalik, perwira senior Rusia, tewas akibat ledakan bom di mobilnya di luar Moskow. Seorang terduga pelaku dalam insiden itu langsung ditangkap oleh pihak berwenang.
Beberapa hari setelah kematian Moskalik, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan telah menerima laporan dari kepala intelijen luar negeri Ukraina terkait "likuidasi" tokoh-tokoh militer Rusia.
Ia menegaskan "keadilan pasti datang," meski tidak secara langsung menyebut nama Moskalik.
Pada Desember 2024, Letnan Jenderal Igor Kirillov, kepala pasukan perlindungan nuklir, biologi, dan kimia Rusia, tewas akibat bom yang disembunyikan di skuter listrik dekat apartemennya.
Asisten Kirillov juga dilaporkan meninggal, dan dinas keamanan Ukraina mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
(rnp/dna)

9 hours ago
5
















































