Rusia Ejek Klaim Trump soal Selat Hormuz sebagai Humor Istimewa

3 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Perwakilan Tetap Rusia untuk organisasi-organisasi internasional di Wina Mikhail Ulyanov mengolok-olok klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan akan menetapkan Selat Hormuz sebagai "wilayah Amerika Serikat."

Dalam akun X seperti dikutip CNN, pada 16 Agustus dia menuliskan, "Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa ancaman untuk menyatakan Selat Hormuz sebagai "wilayah AS" hanyalah lelucon. Sebuah selera humor yang sangat istimewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unggahan Ulyanov juga ditulis oleh sejumlah media seperti IRNA Iran, saba.net Yaman, Dawn Pakistan dan Middle East Eye.

Komentar lelucon pejabat Rusia itu muncul usai Trump merilis peta yang menyertakan Selat Hormuz sebagai bagian dari AS.

"Wilayah baru AS Selat Hormuz," demikian tulisan dalam peta yang diunggah Trump.

Di unggahan terpisah Trump menyebut tak ada negosiasi yang berlangsung antara AS dan Iran soal Selat Hormuz.

Dia lantas mengatakan blokade pasukan AS untuk kapal-kapal Iran di perairan tersebut tetap berlaku sepenuhnya.

Sementar pemerintah Iran sendiri cenderung menanggapinya dengan dingin. Bahkan, akun media sosial resmi Konsulat Jenderal Iran di Hyderabad, India @IraninHyderabad me-repost unggahan akun Gedung Putih yang berisi tangkapan layar konten Trump di Truth Social soal klaim Hormuz.

Akun perwakilan Iran itu mengunggah peta yang menunjukkan negara bagian AS dan menandai California dengan warna biru.

"Wilayah baru Republik Islam Iran," demikian unggahan tersebut pada Rabu (19/8).

Unggahan tersebut mendapat komentar 463, disukai oleh lebih dari 15.100 akun, dan diunggah ulang oleh 1.700 akun.

California, khususnya wilayah Los Angeles, merupakan rumah bagi warga keturunan Iran di luar Iran. Menurut Iranian Diaspora Dashboard yang dikelola Center for Near Eastern Studies di Universitas California diperkirakan 141.000 warga AS keturunan Iran tinggal di Los Angeles County.

Komunitas Iran di California Selatan berkembang pesat setelah Revolusi Islam Iran tahun 1979. Wilayah Westwood, Los Angeles menjadi pusat utama kehidupan diaspora Iran, yang umumnya dikenal sebagai "Tehrangeles" demikian dikutip Anadolu Agency.

(imf/bac)

placeholder

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |