Rusia Bom Ukraina Lagi Jelang KTT NATO, 3 Tewas dan 4 Apartemen Hancur

14 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Rudal dan drone Rusia menghantam ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Senin (6/7) dini hari, menewaskan tiga orang serta merusak sejumlah blok apartemen dan bangunan lainnya.

Gempuran terbaru Rusia ini berlangsung menjelang pertemuan KTT Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) berlangsung di Ankara, Turki.

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan tim penyelamat tengah mengevakuasi warga dari bangunan-bangunan yang hancur akibat rentetan serangan semalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Tkachenko menyebut sekitar tujuh orang terluka dalam serangan tersebut. Ia juga melaporkan sekitar empat gedung apartemen di Distrik Podilskyi, kawasan bersejarah di Kyiv, terkena serangan.

Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv Tymur Tkachenko menambahkan melalui Telegram bahwa petugas penyelamat sedang mengevakuasi penghuni apartemen dari sebuah gedung permukiman yang mengalami kerusakan parah di kawasan tersebut.

"Dari sebuah gedung di Distrik Podilskyi yang mengalami keruntuhan sebagian, tim penyelamat telah mengevakuasi 15 orang," tulisnya di Telegram.

"Tiga perempuan dan enam anak berhasil dievakuasi dari lantai atas."

Tkachenko juga mengatakan tiga gedung apartemen di Distrik Darnytskyi, wilayah timur Kyiv, turut menjadi sasaran serangan. Pekan lalu, banyak warga tewas di distrik tersebut ketika Rusia meluncurkan ratusan drone dan puluhan rudal ke Kyiv, yang menewaskan sedikitnya 30 orang.

Saksi mata Reuters melaporkan terdengar serangkaian ledakan di dalam dan sekitar ibu kota, sementara sistem pertahanan udara Ukraina tampak beroperasi untuk menghadang drone-drone Rusia.

Foto-foto yang beredar di kanal Telegram tidak resmi memperlihatkan beberapa gedung apartemen bertingkat tinggi serta sebuah bangunan komersial dilalap api setelah dihantam serangan. Foto lainnya menunjukkan kerusakan parah di bagian dalam bangunan.

Sejumlah blogger meminta warga menutup jendela rumah karena asap menyelimuti kota. Sementara itu, banyak warga berlindung di stasiun metro dan area parkir bawah tanah di Kyiv.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah memperingatkan warganya mengenai ancaman serangan Rusia yang akan segera terjadi.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |