Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengirim sistem laser anti-drone ke pangkalan militer di kediaman Menteri Pertahanan (Menhan) Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio, usai sejumlah drone muncul di kawasan tersebut.
Empat orang yang diberi pengarahan mengenai ini mengatakan kepada The New York Times bahwa rencana ini dipertimbangkan lantaran beberapa drone terdeteksi di dekat kediaman Hegseth dan Rubio di Fort Lesley J. McNair, Washington Barat Daya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru-baru ini, beberapa laporan datang mengenai aktivitas drone yang tidak biasa di wilayah udara sekitar Fort McNair. Penampakan drone tersebut memicu kekhawatiran mengenai kemungkinan adanya aktivitas intelijen terhadap dua menteri yang terlibat aktif dalam perang AS vs Iran tersebut.
Juru bicara gugus tugas gabungan yang dipimpin Angkatan Darat di Washington, Heather Chairez, pada Minggu (29/3) mengatakan tak ada ancaman serius dari "penampakan drone di dekat Fort McNair dan daerah sekitarnya."
Meski begitu, pihaknya meningkatkan aktivitas anti-drone "untuk menjaga keselamatan anggota layanan dan warga sipil yang bekerja dan tinggal di Fort McNair."
Rencana penempatan drone ini mengemuka di tengah perdebatan sengit antara Badan Penerbangan Federal (FAA) dan Pentagon. Kedua badan cekcok buntut masalah penggunaan sistem laser di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.
FAA enggan sistem laser ditempatkan di perbatasan karena khawatir akan risiko keselamatan penggunaannya. FAA sedang diawasi ketat buntut tabrakan antara helikopter Angkatan Darat dan pesawat penumpang di dekat Bandara Nasional Ronald Reagan tahun lalu yang menewaskan 67 orang.
Pentagon sementara itu getol ingin memerangi serangan pesawat nirawak oleh kartel narkoba Meksiko.
Menurut laporan The Washington Post, sejumlah pejabat Pentagon saat ini juga mempertimbangkan untuk memindahkan kedua menteri ke lokasi yang lebih aman.
(blq/dna/bac)
Add
as a preferred source on Google

16 hours ago
8
















































