Ledakan di Yerusalem, Rudal Iran Gempur Gedung di Israel

10 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Iran menembakkan rudal ke Israel pada Selasa (24/3) pagi. Ledakan keras terdengar di Yerusalem ketika militer Israel mengirim tim pencarian dan penyelamatan ke bangunan yang rusak setelah dua kali serangan rudal Iran.

Israel, seperti diberitakan AFP, mengatakan serangan rudal Iran terbaru ditujukan ke Israel utara dan bahwa mereka "berupaya untuk mencegat ancaman tersebut."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah peluncuran pertama, militer Israel mengatakan telah mengirim "pasukan pencarian dan penyelamatan untuk beroperasi di lokasi di Israel utara di mana laporan tentang dampak telah diterima."

Layanan darurat Magen David Adom merilis video bangunan yang rusak, dengan area yang hancur di lantai atas dan puing-puing berserakan di tanah.

Petugas medis mengatakan mereka memberikan perawatan kepada seorang pria berusia 30-an yang menderita luka ringan setelah menginjak pecahan peluru, tetapi tidak ada laporan korban jiwa lainnya.

Beberapa menit setelah peringatan rudal kedua, wartawan AFP di Yerusalem mendengar ledakan keras, tetapi Komando Pertahanan Dalam Negeri militer mengizinkan orang-orang untuk meninggalkan tempat perlindungan mereka.

[Gambas:Video CNN]

Layanan darurat Magen David Adom Israel mengatakan tidak ada laporan langsung tentang korban jiwa setelah serangan tersebut, tetapi telah mengirimkan paramedis ke satu area di mana dilaporkan terjadi dampak.

Kondisi itu dilaporkan militer Israel, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan Washington telah mengadakan pembicaraan dengan seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya.

Namun, laporan mengenai komunikasi bersama AS itu langsung dibantah oleh Iran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengatakan telah berbicara dengan Trump dan mengakui bahwa AS berpikir kesepakatan mungkin terjadi, tetapi berjanji terus menyerang Iran dan Lebanon untuk melindungi Israel.

"Trump percaya ada peluang untuk memanfaatkan pencapaian luar biasa IDF dan militer AS... dalam kesepakatan," katanya. "Pada saat yang sama, kami terus menyerang baik di Iran maupun di Lebanon."

Netanyahu telah berbicara tentang kampanye jangka panjang melawan pemerintah Iran, sponsor Hamas, yang melancarkan serangan 7 Oktober 2023 yang memicu perang Gaza.

Di Lebanon, Israel juga memperluas kampanye daratnya melawan Hizbullah yang didukung Iran, memperingatkan "pertempuran selama berminggu-minggu," menyerang Beirut selatan lagi pada Senin dan mengklaim telah menangkap dua pejuang Hizbullah.

Serangan Israel di Lebanon telah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi, kata Kementerian Kesehatan Lebanon.

Perang tersebut telah menewaskan sedikitnya 3.230 warga Iran, termasuk 1.406 warga sipil, menurut Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di AS. AFP tidak dapat mengakses lokasi serangan maupun memverifikasi secara independen jumlah korban di Iran.

(afp/chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |