Jakarta, CNN Indonesia --
Amerika Serikat disebut telah mencabut izin tinggal tetap dua orang wanita yang disebut memiliki hubungan keluarga dengan mendiang mayor jenderal pemimpin Pasukan Quds Iran, Qassem Soleimani.
Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (4/4) lalu, Departemen Luar Negeri AS mengatakan keponakan Soleimani yakni Hamideh Soleimani Afshar dan putrinya, ditangkap pada Jumat (3/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya saat ini ditahan oleh Imigrasi dan Bea Cukai (ICE), sementara AS berupaya agar kedua kerabat Soleimani itu meninggalkan AS.
Deplu AS menggambarkan Soleimani Afshar sebagai "pendukung vokal rezim totaliter dan teroris di Iran".
"Pemerintah Trump tidak akan membiarkan negara kita menjadi rumah bagi warga negara asing yang mendukung rezim teroris anti-Amerika," demikian pernyataan Deplu AS.
Namun putri kandung Soleimani, Zeinab Soleimani, membantah kedua wanita yang ditangkap tersebut memiliki hubungan kerabat dengan Qassem Soleimani.
"Individu-individu yang ditangkap di AS tidak memiliki hubungan apa pun dengan martir Soleimani, dan klaim yang dibuat oleh Deplu AS adalah salah," kata Zeinab dalam sebuah pernyataan.
Ini adalah kejadian kedua yang diketahui bulan ini, di mana pemerintahan Trump telah mencabut status imigrasi legal dari individu yang diduga terkait dengan para pemimpin Iran.
Di media sosial, Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengeklaim keberhasilan atas keputusan untuk membatalkan Green Card kedua wanita tersebut.
"Minggu ini, saya mencabut status hukum Afshar dan putrinya. Dia juga pendukung vokal rezim Iran yang merayakan serangan terhadap warga AS, dan menyebut negara kita sebagai 'Setan Besar'," kata Rubio.
Deplu AS juga menyoroti "gaya hidup mewah" Soleimani Afshar di Los Angeles. Sebagai bagian dari keputusan itu, suami Soleimani Afshar juga dilarang memasuki AS.
Selain dua wanita itu, Deplu AS juga mengambil tindakan serupa terhadap Fatemeh Ardeshir-Larijani, putri mendiang Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani.
(dna)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
8















































